Kandang Ayam Closed House

Sudah bukan rahasia lagi bahwa kandang yang nyaman akan mengoptimalkan proses pertumbuhan dan produktivitas ayam. Pada dasarnya, kandang merupakan komponen penting yang tidak bisa dianggap remeh terutama bagi anda yang bergelut di sektor peternakan. Belakangan ini, penggunaan kandang dengan sistem closed house marak digunakan oleh peternak ayam modern. Lalu, apa sebenarnya kandang closed house ini?

Mengenal Kandang Sistem Closed House

Seperti namanya, kandang closed house adalah kandang tertutup yang dilengkapi dengan sistem ventilasi yang dapat mengatur suhu dan kelembapan udara di dalam kandang. Dengan mengatur tata letak jendela dan sistem sirkulasi udara, tingkat stres pada ayam dapat diminimalisir. Kandang jenis ini juga berguna untuk menjamin keamanan ayam secara biologi dengan membatasi kontak antara ayam dengan organisme lain di luar ruangan. Selain itu, kandang ini ramah lingkungan, cocok digunakan bagi anda peternak ayam broiler atau ayam pedaging yang memiliki lahan di lokasi padat penduduk.

Salah satu karakteristik kandang tertutup adalah penggunaan otomatisasi tempat makan dan minum serta sistem ventilasi yang terukur sehingga memiliki efisiensi yang tinggi. Dengan menggunakan sistem ini, anda bisa mengoptimalkan pertumbuhan dan jumlah ternak dalam satu tempat. Sebagai contoh, dalam kandang seluas 12 X 124 meter, dengan menggunakan sistem ini anda dapat memaksimalkan jumlah ternak ayam broiler hingga 20-21 ribu ekor. Dalam satu tahun, anda bisa melakukan panen sampai 7 kali dan menghasilkan 40.363 kg ayam. 

Dengan perhitungan yang matang, jumlah pakan yang anda butuhkan cukup 1.206 karung (dengan asumsi satu karung memiliki berat 13 kg) untuk setiap siklus.

Jenis-Jenis Kandang Closed House

Tata letak jendela dan ventilasi pada kandang tertutup harus diatur dengan baik, agar dapat menciptakan stabilitas suhu dan meningkatkan efisiensi kandang. Dengan menyediakan oksigen yang cukup, mengeluarkan kelebihan panas, uap air, dan gas (amoniak) maka pertumbuhan ternak akan optimal.

Terdapat 3 jenis sistem ventilasi pada kandang closed house.

  1. Ventilasi Tipe Tunnel

Di dalam negeri, ventilasi jenis ini lebih umum digunakan. Tipe tunnel atau disebut juga tipe terowongan memiliki sistem sirkulasi udara yang masuk dari depan kandang (inlet). Udara ini kemudian ditarik ke belakang dengan bantuan exhaust fan (blower) untuk meratakan suhu, kelembapan dan kadar oksigen. 

C:\Users\user\Videos\p1.png
Gambar diambil dari berbagai sumber

Tipe ini pun terbagi dua, yaitu tunnel dengan cooling pad dan tanpa colling pad.

  1. Tunnel dengan cooling pad

Penggunaan cooling pad lebih banyak digunakan pada daerah yang memiliki suhu tinggi dan kelembapan rendah. Cara kerjanya adalah dengan mendinginkan udara menggunakan cooling pad saat masuk kandang.

  1. Tunnel tanpa cooling pad

Biasanya digunakan untuk daerah yang memiliki kelembapan tinggi. Selain memakai exhaust fan untuk mendorong masuk udara, peternak juga bisa memakai jaring dari plastik yang berbentuk zigzag (berliku) untuk menyaring udara yang masuk ke dalam kandang.

  1. Ventilasi Tipe Cross Flow

Pada ventilasi jenis cross flow, exhaust fan akan dipasang sepanjang sisi kandang, sementara inlet dipasang berseberangan pada setiap sisi, sehingga udara bergerak lurus sepanjang kandang ternak dan menghasilkan kecepatan angin yang rendah. Sederhananya, udara dari dalam kandang akan dikeluarkan disisi lainnya. Kandang tipe ini banyak digunakan oleh peternak ayam starter atau peternak yang berasal dari daerah dataran tinggi (bertemperatur rendah). 

C:\Users\user\Videos\p2.png
Gambar diambil dari berbagai sumber
  1. Ventilasi Tipe Combi

Tipe combi merupakan gabungan dari cross flow dan tunnel. Saat cuaca dingin peternak bisa menggunakan cross flow dan saat cuaca panas dapat menggunakan tunnel.

C:\Users\user\Videos\p3.png
Gambar diambil dari berbagai sumber

Dari ketiga jenis pemasangan ventilasi closed house, jenis tunnel adalah yang paling cocok digunakan untuk daerah beriklim tropis. Selain ekonomis, sistem ventilasi tipe ini juga bekerja dengan baik pada suhu di bawah 35 derajat celcius.

Keunggulan Peternakan Menggunakan Sistem Closed House

Pemeliharaan ternak dikatakan efisien apabila, ayam broiler ataupun layer memiliki tingkat mortalitas (kematian) dan rasio konversi makan (FCR) yang rendah, produksi telur yang tinggi (layer), bobot di atas rata-rata (broiler), dan biaya operasional yang rendah.

Kandang yang dikelola menggunakan sistem closed house dianggap lebih efektif untuk meningkatkan produktivitas dan performa ternak. Dengan manajemen pemeliharaan yang baik, ternak (ayam broiler) akan tumbuh lebih cepat dan efisien dalam mengkonversi pakan menjadi daging (FCR). Kandang tertutup juga menjadi opsi terbaik untuk meminimalisir tingkat stres pada ayam karena anomali cuaca sehingga dapat menekan angka kematian.

Keunggulan kandang tertutup terletak pada kapasitas penampungan ternak yang lebih besar 2-3 kali dari kandang open house atau kandang tradisional. Jika kandang open house hanya mampu menampung 8 ekor ayam per m2, maka kandang closed house dapat memuat 14 hingga 18 ekor per m2. Dengan keunggulan ini, maka peternak secara otomatis akan mendapatkan hasil yang lebih banyak dengan luasan kandang yang sama.

Selain itu, pada kandang closed house, suhu dan kelembapan udara dapat diatur dengan mudah. Pencahayaannya pun lebih merata, sehingga stres pada lingkungan oleh ternak sangat minim. Dari sisi ekonomi, perawatan kandang lebih murah dan daya tahan kandang lebih lama, jadi biaya perawatan ayam per kg akan lebih rendah. 

Penggunaan kandang sistem tertutup juga lebih ramah tetangga, karena berpengaruh kepada pengelolaan kotoran ternak. Dengan sistem ini, kotoran ternak jadi lebih kering sehingga bau dan keberadaan lalat dapat berkurang.

Pembuatan kandang closed house memang memakan banyak biaya pada saat pembangunan awal. Namun, seiring berjalannya waktu, biaya produksi akan jauh lebih murah karena kandang lebih awet. Dengan populasi ternak yang lebih banyak dan kualitas yang lebih unggul, maka keuntungan yang anda dapatkan akan meningkat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Language